2.005 Marbot se-Klaten Terima Apresiasi Pemkab, Masjid Didorong Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Berita, Sosial205 Views

KLATEN – Lebih dari 2.000 penjaga tempat ibadah atau marbot di Kabupaten Klaten menerima apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Penyerahan dilakukan dalam pertemuan marbot se-Klaten di Grha Bung Karno Klaten, Selasa (29/9/2026).

Menurut Pemprov Jawa Tengah, sebanyak 2.005 penjaga tempat ibadah hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan apresiasi secara simbolis kepada 10 perwakilan marbot.

Uang Saku dan Bingkisan Sarung

Apresiasi diberikan dalam bentuk uang saku dan bingkisan sarung. Pemkab menyebut pemberian ini tetap diupayakan meski pendapatan daerah belum optimal. Besaran uang saku tidak disebutkan dalam rilis.

Para marbot selama ini menjadi ujung tombak keseharian masjid dan musala: membersihkan, membuka dan menutup tempat ibadah, menyiapkan azan, hingga merawat perlengkapan. Banyak di antaranya mengabdi bertahun-tahun secara sukarela atau dengan imbalan seadanya.

Baca juga:

Masjid Diharapkan Jadi Pusat Pemberdayaan

Dalam kesempatan itu, Bupati Hamenang berharap masjid di Klaten tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat berkumpulnya umat dan penggerak ekonomi warga sekitar.

“Saya berharap masjid di Klaten semakin berkembang, banyak jemaahnya,” ujar Hamenang, seraya mendorong masjid ikut menguatkan perekonomian lokal.

Pertemuan ini juga menghadirkan narasumber dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Klaten serta dari Masjid Jogokariyan Yogyakarta, masjid yang selama ini dikenal luas dengan model pemberdayaan jemaahnya.

Sejumlah marbot yang hadir mengaku apresiasi ini menambah semangat mereka dalam melayani jemaah di masjid masing-masing.

Sumber: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (jatengprov.go.id, 1/10/2026); Tribun Newsmaker (2/10/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *